Kristoforus mencontohkan salah satu atlet dari bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala, Yohanes Dabi, yang baru saja mengikuti kejuaraan Open Tournament Tinju Amatir Rektor Cup III UPG 1945 NTT di GOR Flobamora Kupang.

Meski belum berhasil melaju lebih jauh setelah kalah angka di babak kedua, Yohanes memperoleh beasiswa pendidikan hingga jenjang S2 sekaligus kesempatan mengikuti pelatihan tinju secara gratis.

Menurut Kristoforus, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Forum Pemuda NTT-SBD untuk terus membuka ruang pembinaan bagi generasi muda agar mampu berprestasi, baik di bidang olahraga maupun pendidikan. (rnc29)

Iklan