Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, kunjungan belajar ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kolaborasi antar daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu dari Kabupaten Flores Timur di Bumi Cendana TTS. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan sekaligus momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kolaborasi antardaerah,” ujarnya.
Konay menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian saat ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan, efisiensi usaha tani, akses pasar, serta penguatan kemitraan.
Menurutnya, penerapan Good Agricultural Practices (GAP) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Yang paling penting adalah peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di kelompok tani masing-masing setelah kembali ke Flores Timur,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, lanjut Konay, berkomitmen mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis pasar. Melalui pembelajaran lintas daerah ini, berbagai praktik baik yang telah berkembang di TTS diharapkan dapat direplikasi di Flores Timur guna memperkuat ekonomi lokal dan ketahanan pangan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (rnc26)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan