Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menilai berbagai catatan, masukan, koreksi, serta rekomendasi yang diberikan DPRD merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Menurutnya, rekomendasi DPRD tidak hanya dipandang sebagai dokumen formal hasil evaluasi, melainkan instrumen strategis untuk memperbaiki kebijakan pembangunan daerah ke depan.
“Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan program, pengelolaan anggaran, pelayanan publik, serta optimalisasi pencapaian target pembangunan daerah,” tegasnya.
Tantangan Pembangunan Tahun 2025
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa tahun 2025 memberikan banyak pelajaran berharga bagi pemerintah daerah.
Di tengah keterbatasan fiskal, meningkatnya kebutuhan pembangunan, serta tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan roda pemerintahan secara efektif dengan mengedepankan efisiensi, kolaborasi, dan inovasi.
Ia mengakui sejumlah capaian pembangunan patut disyukuri, namun masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kerakyatan, hingga percepatan pelayanan dasar di seluruh wilayah Kabupaten Sabu Raijua.
Ajak DPRD dan OPD Perkuat Sinergi
Memasuki Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, Thobias Uly mengajak seluruh elemen penyelenggara pemerintahan daerah untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan