Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Meski demikian, menurutnya penanganan persoalan tidak hanya berhenti pada aspek penindakan hukum semata, tetapi juga harus mengedepankan langkah pencegahan.
Untuk itu, dirinya meminta seluruh camat, lurah, dan kepala desa agar lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, meningkatkan deteksi dini terhadap potensi konflik, serta mengutamakan pendekatan persuasif dan kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
“Saya juga tekankan kepada kita semua bahwa pentingnya melibatkan para tokoh orang tua, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh-tokoh pemuda di masing-masing kampung. Peran mereka sangat strategis sebagai penyejuk di tengah masyarakat, jembatan komunikasi, serta penggerak nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.
Selain itu, Rocky Winaryo menegaskan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat, termasuk komunikasi dengan aparat keamanan agar setiap potensi gesekan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Saya percaya, dengan kebersamaan, komitmen, dan kerja nyata dari kita semua, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan bijak. Mari kita jaga bersama keamanan, ketertiban, serta persatuan dan kedamaian di Kabupaten Alor demi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kita,” tutupnya. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan