Pj. Kepala Desa Temas, Dendrets Elimanafe, juga menyampaikan apresiasi atas terealisasinya perbaikan bendungan tersebut.

“Di tempat ini adalah bukti kerja nyata. Banyak orang memberi janji, tapi sulit cari bukti kerja. Hari ini masyarakat Temas menerima bukti nyata itu,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Maneleo menyebut Bendungan Lekobatu sudah berkali-kali disurvei selama bertahun-tahun, namun baru terealisasi pada era Usman Husin.

“Dulu hanya survei-survei tanpa hasil,” ungkapnya.

Warga Harapkan Perjuangan Berlanjut

Selain bersyukur atas perbaikan bendungan, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi lain, seperti perbaikan jaringan irigasi lanjutan, bantuan hand tractor, bibit bawang merah, hingga pembangunan akses jalan menuju area persawahan.

Dialog berlangsung terbuka dan masyarakat bebas menyampaikan kebutuhan dasar langsung kepada wakil rakyat di Senayan.

“Petani minta reses di sini karena ingin menunjukkan rasa syukur. Setelah puluhan tahun rusak, sekarang bendungan ini sudah bisa dimanfaatkan lagi,” kata Usman Husin.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti irigasi akan tetap menjadi prioritas perjuangannya di Komisi IV DPR RI.

“Kalau air tersedia, petani bisa menanam lebih baik, hasil panen meningkat, dan ekonomi keluarga ikut membaik. Saya ingin apa yang diperjuangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas legislator PKB tersebut.