Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memperkuat upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Diseminasi Hasil Audit Maternal Perinatal Surveilans Respons (AMPSR) Tingkat Kabupaten yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sabu Raijua, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan berlangsung di Ruangan Bidang Pelayanan Kesehatan Lantai 2, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sabu Raijua.
Forum tersebut menjadi ruang evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang berkontribusi terhadap risiko kematian ibu dan bayi sekaligus merumuskan langkah perbaikan pelayanan kesehatan.
Sekda Buka Diseminasi AMPSR
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum., mewakili Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M.
Forum strategis tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB, Plt. Direktur UOBK RSUD Sabu Raijua, perwakilan OPD teknis, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sabu Raijua, Ketua TP-PKK Kabupaten Sabu Raijua serta para camat se-Kabupaten Sabu Raijua.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan