Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kampus kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) itu berhasil menempati peringkat keenam nasional sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) akademik dengan jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Berdasarkan data resmi Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 yang diumumkan dalam konferensi pers pada Senin (25/5/2026), Undana meloloskan sebanyak 1.959 mahasiswa penerima KIP Kuliah melalui jalur SNBT.
Capaian tersebut memperlihatkan peran strategis Universitas Nusa Cendana dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah dari keluarga kurang mampu, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Total 5.263 Mahasiswa Baru Diterima
Secara keseluruhan, Undana telah menerima sebanyak 5.263 mahasiswa baru melalui dua jalur seleksi nasional yang telah selesai dilaksanakan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.084 mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 3.179 mahasiswa jalur SNBT.
Koordinator Pelaksana SNBT sekaligus KaPokja Registrasi dan Statistik BAK Undana, Hendro Soepranoto mengatakan pengumuman hasil SNBT dilakukan pada Minggu (25/5/2026) malam.
“Dari total yang lulus di Undana, jumlah penerima KIP Kuliah sangat signifikan, yakni mencapai posisi enam besar di tingkat nasional,” ujar Hendro, Selasa (26/5/2026).
Di tingkat nasional, tren kelulusan peserta KIP Kuliah juga mengalami peningkatan. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok menyebut sebanyak 86.118 pendaftar KIP Kuliah atau sekitar 33,59 persen dari total peserta berhasil lolos SNBT tahun ini.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Penyaluran KIP Kuliah Lebih Tepat Sasaran
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto menegaskan bahwa penyaluran bantuan pendidikan melalui KIP Kuliah akan semakin tepat sasaran.
Pemerintah kini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meminimalkan kesalahan penyaluran bantuan.
“KIP Kuliah akan jauh lebih tepat sasaran karena berasal dari basis data yang valid. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 untuk memastikan bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan,” jelas Brian.
Kepercayaan Publik terhadap Undana Meningkat
Keberhasilan Undana bersaing dengan sejumlah kampus besar di Indonesia dalam distribusi KIP Kuliah menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut.
Tingginya minat pendaftar menunjukkan bahwa Undana dinilai mampu menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dan berdaya saing nasional tanpa terkendala hambatan ekonomi.
Melalui capaian ini, Undana siap menyambut ribuan talenta muda NTT untuk memulai perjalanan akademik pada semester mendatang sekaligus mempertegas perannya sebagai motor penggerak sumber daya manusia unggul di wilayah perbatasan selatan Indonesia. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan