Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ketua PBVSI Kabupaten Belu yang baru, Migel Lona, menegaskan langkah awal yang akan dilakukan pengurus adalah membangun konsolidasi dengan seluruh pecinta voli di Belu agar olahraga tersebut kembali hidup dan berkembang.
“Tugas kita sekarang adalah melakukan konsolidasi setelah sekian lama organisasi ini mati suri. Kita akan bekerja sama dengan semua pihak agar kejayaan voli di Kabupaten Belu bisa kita kembalikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT Winston Rondo menekankan pentingnya soliditas dan kerja cepat dalam membangun organisasi olahraga yang profesional dan modern.
“Saya berharap Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara, dan seluruh bidang bekerja sebagai satu tim yang solid. Organisasi modern tidak cukup hanya punya nama pengurus, tetapi membutuhkan disiplin organisasi, kerja cepat, komunikasi yang rapi, dan kemampuan membangun jaringan dengan berbagai pihak,” tegas Winston.
Ia optimistis Kabupaten Belu memiliki potensi besar menjadi salah satu basis atlet voli di NTT. Menurutnya, karakter masyarakat Belu yang kompetitif dan budaya voli yang kuat menjadi modal utama untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas menuju PON 2028.
“Saya percaya Belu punya modal besar, karakter petarung, mental kompetitif, dan kultur voli yang hidup di masyarakat. Dari Belu saya berharap lahir atlet voli indoor, atlet voli pasir, pelatih muda, dan wasit berkualitas yang bisa memperkuat NTT menuju PON 2028. Kalau kita serius bekerja, Belu bisa menjadi salah satu kekuatan utama voli di kawasan Timor,” pungkasnya. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan