Beberapa program yang akan segera dijalankan antara lain KPU Mengajar, posko layanan pindah memilih di kampus, program magang mahasiswa di lingkungan KPU, hingga penyusunan kurikulum kepemiluan bersama akademisi.

“KPU Mengajar akan membawa praktisi langsung ke ruang-ruang kelas. Kami juga menyiapkan layanan pindah memilih untuk mahasiswa serta program magang agar generasi muda memahami tata kelola pemilu secara langsung,” jelas Jemris.

Ia menambahkan, tren pemilih pada masa mendatang akan didominasi Generasi Milenial dan Gen Z sehingga kampus menjadi mitra strategis dalam membangun literasi politik generasi muda.

Iklan

“Tren pemilih ke depan akan didominasi oleh Generasi Milenial dan Gen Z. Kampus adalah mitra paling strategis untuk memastikan mereka memiliki literasi politik yang kuat demi memperkuat demokrasi elektoral lokal,” pungkasnya. (*/rnc)