Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Puji Tuhan, saya sangat terharu dan bahagia atas capaian ini. Ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk masyarakat TTS dan semua pihak yang selama ini bersama-sama mendorong gerakan literasi di daerah,” ujar Lefinus.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan budaya literasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, khususnya dalam meningkatkan minat baca, kemampuan menulis, serta penguatan kapasitas generasi muda melalui berbagai kegiatan literasi.
Apresiasi untuk Pemerintah Daerah dan Bunda Literasi TTS
Lefinus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten TTS melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) TTS serta Bunda Literasi Kabupaten TTS yang selama ini mendukung berbagai gerakan literasi di daerah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten TTS dalam hal ini Bupati Eduard Markus Lioe, dan juga Dinas PK TTS, Bapak Apris Manafe, Ibu Sherly Kamlasi, Bapak Melianus Naitboho, serta Bunda Literasi Kabupaten TTS yang selalu memberikan dukungan terhadap gerakan literasi. Dukungan ini tentu menjadi penyemangat untuk terus bergerak membangun budaya literasi di TTS,” katanya.
Bukti Peran Jurnalis sebagai Penggerak Literasi
Prestasi yang diraih Lefinus Asbanu menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak budaya literasi di daerah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan