Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pihak kementerian menyampaikan rasa hormat dan perhatian khusus atas berpulangnya almarhum, yang selama ini dikenal sebagai mitra strategis yang vokal dan berkomitmen penuh dalam penguatan pembangunan desa di NTT.
Bahkan, sebagai bentuk penghormatan, agenda kerja yang semestinya dihadiri langsung oleh almarhum di Jakarta kemarin sempat ditunda. Atas kepedulian ini, Pemprov NTT menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Kemendesa PDTT RI.
Profil dan Rekam Jejak Almarhum
Almarhum Alexander Koroh lahir di Kupang pada 27 April 1970. Ia mengembuskan napas terakhirnya di usia 56 tahun saat berjuang menjalankan tugas negara.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Dra. Yenny C. M. Izaac, M.Si., serta dua orang anak, yaitu Angel Bright Koroh, S.Psi., dan Alwellson Koroh.
Di mata rekan kerja dan bawahannya, almarhum dikenal sebagai sosok birokrat yang tenang, santun, berdedikasi tinggi, dan menaruh perhatian besar pada nasib masyarakat kecil di pedesaan. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi dunia birokrasi di Bumi Flobamora. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan