“Diperlukan komitmen bersama dalam proses pembahasan, harmonisasi, hingga evaluasi, sehingga Perda yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” tutup Wakil Bupati.

Pembahasan dua Ranperda ini menjadi langkah awal menuju pembangunan ekonomi yang lebih inklusif.

Tidak sekadar menghadirkan investasi, tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tetap berpihak pada masyarakat dan pelaku usaha lokal di Manggarai. (rnc28)