Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi mengirimkan 10 proposal bisnis mahasiswa terbaik untuk bersaing di tingkat nasional dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.
Delegasi ini merupakan hasil seleksi ketat dari total 108 proposal yang diajukan mahasiswa dari berbagai fakultas. Setelah melalui proses kurasi internal, jumlah tersebut disaring menjadi 24 besar sebelum akhirnya ditetapkan 10 proposal terbaik untuk diajukan ke kementerian.
Penanggung jawab Program P2MW Undana, Clarce S. Maak, S.Si., M.M., mengungkapkan bahwa antusiasme mahasiswa tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tiga tahun terakhir.
“Terjadi lonjakan partisipasi yang cukup besar. Ini menunjukkan minat mahasiswa terhadap kewirausahaan semakin tinggi,” ujarnya.
Menariknya, tren kewirausahaan di Undana kini tidak lagi didominasi oleh mahasiswa dari rumpun ekonomi dan bisnis. Proposal yang masuk berasal dari berbagai disiplin ilmu seperti Ilmu Politik, Hukum, Peternakan, Budidaya Perairan, Kehutanan, Teknik Pertambangan, hingga Pendidikan.
Bahkan, sejumlah proposal lahir dari kolaborasi lintas fakultas, mencerminkan semakin luasnya kesadaran mahasiswa dalam melihat peluang usaha.
“Banyak ide bisnis yang merupakan hasil kolaborasi. Ini menunjukkan kewirausahaan sudah menjadi gerakan bersama di kampus,” tambah Clarce.
Sementara itu, Reviewer P2MW Undana, Dr. Rolland E. Fanggidae, S.Si., M.M., menjelaskan bahwa proses penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada kelayakan usaha dan aspek inovasi.
Menurutnya, proposal yang lolos seleksi merupakan ide bisnis yang mampu menawarkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memiliki potensi keberlanjutan ekonomi.
Sepuluh proposal yang dikirim mencakup berbagai bidang usaha, mulai dari makanan dan minuman, budidaya dan manufaktur, industri kreatif, seni dan budaya, jasa pariwisata, hingga teknologi terapan dan bisnis digital.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya berbisnis, tetapi juga menciptakan inovasi yang berdampak dan berkelanjutan,” jelas Dr. Rolland.
Peningkatan kualitas proposal tahun ini juga dipengaruhi oleh capaian Undana pada ajang KMI Expo sebelumnya. Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi kewirausahaan selama masa studi.
Sebagai tindak lanjut, Undana berkomitmen memperkuat pembinaan melalui pendampingan intensif serta integrasi program kewirausahaan dengan penelitian dan pengabdian dosen. Langkah ini diharapkan mampu mendorong hilirisasi inovasi kampus menjadi usaha yang berdaya saing nasional.
“Ini adalah momentum penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri sebelum terjun ke dunia industri,” pungkas Dr. Rolland.
Melalui pengiriman 10 proposal ini, Undana semakin menegaskan perannya dalam membangun budaya kewirausahaan berbasis inovasi, sekaligus mencetak lulusan yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

