Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka serius, sehingga harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Kewapante guna mengantisipasi risiko infeksi dan pendarahan lebih lanjut.
Pihak kepolisian dari Sub Sektor Nebe yang menerima laporan segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan keterangan saksi, di antaranya Petrus Amerson (21) dan Rodesta Nurak (19).
Namun, upaya menuju lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) mengalami kendala akibat kondisi gelap di sekitar pesisir.
Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, membenarkan insiden serangan buaya tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di wilayah pesisir, terutama pada waktu rawan seperti sore hingga malam hari.
“Patuhi larangan dan imbauan petugas agar tidak terjadi musibah,” tegasnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini bukan yang pertama di kawasan Pantai Nagamerah. Setidaknya dua insiden serupa pernah terjadi sebelumnya, menandakan adanya potensi ancaman serius dari keberadaan buaya di wilayah tersebut.
Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman satwa liar di lingkungan sekitar. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

