Kupang, RakyatNTT.ID – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana) Nusa Tenggara Timur, F.X Alain Niti Susanto menepis isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, isu tersebut tidaklah benar, sebab belum ada kebijakan resmi terkait kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, sebagaimana juga telah ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Alain Niti Susanto menyebut stok BBM di NTT dalam kondisi aman. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan rasional, serta tidak cepat mempercayai informasi yang belum terverifikasi seputar kenaikan harga BBM.

Oleh karena stok aman dan terkendali, Ketua DPD I Golkar NTT itu berharap masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan spekulasi.

“Stok BBM di NTT dalam kondisi aman dan terkendali. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap bijak dalam penggunaan BBM,” ujar Alain Niti Susanto, Kamis (2/4/2026).

Penegasan Alain Niti Susanto itu menyusul antrean kendaraan mengular pada sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Kupang, sejak awal pekan ini. Situasi ini bukan dipicu oleh kelangkaan pasokan, melainkan oleh respons spontan masyarakat terhadap informasi yang belum terverifikasi.