Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Revitalisasi administrasi publik dan reformasi desentralisasi dinilai menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik atau good local governance.
Hal ini disampaikan dalam orasi ilmiah Guru Besar Prof. Dr. Drs. William Djani, M.Si dalam Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Universitas Nusa Cendana (Undana) di Grha Cendana, Rabu (8/4/2026).
Orasi ilmiah setebal 58 halaman ini berjudul “Revitalisasi Administrasi Publik Dan Reformasi Kebijakan Desentralisasi Dalam Mewujudkan Good Local Governance”.
Alumnus Magister Administrasi Negara Universitas Gadjah Mada ini menjelaskan administrasi publik tidak lagi sekadar berfungsi sebagai penyelenggara layanan, tetapi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pendekatan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada masyarakat. Pemerintah diharapkan berperan sebagai fasilitator, bukan lagi aktor dominan dalam pengambilan kebijakan.
Menurut Prof. William, kualitas administrasi publik menjadi faktor penentu kemajuan suatu negara. Negara maju menunjukkan bahwa birokrasi yang efektif dan efisien lebih berpengaruh dibandingkan kekuatan ekonomi semata.
Masalah Klasik Birokrasi
Meski reformasi birokrasi terus berjalan, berbagai persoalan masih membayangi administrasi publik di Indonesia. Di antaranya birokrasi yang lambat dan berbelit, tumpang tindih regulasi, serta rendahnya kualitas pelayanan publik.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

