TIMNAS Qatar menyongsong Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil lolos melalui jalur kualifikasi yang kompetitif. Berbeda dengan edisi 2022 saat berstatus tuan rumah, kini The Maroons datang sebagai tim yang ditempa lewat persaingan ketat.

Perjalanan ini menjadi penegasan bahwa Qatar bukan lagi sekadar peserta pelengkap. Mereka ingin membuktikan bahwa kehadiran di panggung sepak bola dunia adalah hasil dari proses pembangunan tim yang berkelanjutan.

Pengalaman tampil di Piala Dunia 2022 memberikan banyak pelajaran penting. Meski gagal meraih poin, fondasi permainan mulai terbentuk dan kini terus dikembangkan menuju turnamen 2026.

Iklan

Perjalanan Qatar ke Piala Dunia 2026

Qatar memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan krusial 2-1 atas Uni Emirat Arab. Dua gol sundulan dari Boualem Khoukhi dan Pedro Miguel menjadi penentu keberhasilan tersebut.

Sepanjang babak kualifikasi, performa Qatar tergolong stabil. Mereka memuncaki grup pada putaran kedua dengan 16 poin hasil dari lima kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Namun, di putaran ketiga, Qatar harus puas finis di belakang Iran dan Uzbekistan yang lolos otomatis. Situasi itu memaksa mereka melanjutkan perjuangan ke putaran keempat.