Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Pemerintah terus memperkuat sistem pertahanan dan keamanan negara melalui percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di berbagai wilayah perbatasan Indonesia.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menyatakan bahwa pembangunan PLBN menjadi bagian dari komitmen strategis pemerintah, sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pertahanan dan menjaga hubungan internasional yang kondusif.
“Presiden berkomitmen memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara, termasuk melalui pembangunan PLBN di wilayah perbatasan,” ujar Qodari dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).
Sejak Desember 2016 hingga Oktober 2024, pemerintah telah membangun dan meresmikan 15 dari total 18 PLBN yang direncanakan. Tiga PLBN akan segera dibangun yakni PLBN Sei Kelik di Kalimantan Barat, PLBN Oepoli di Amfoang Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan PLBN Long Midang di Kalimantan Utara.
Ke-15 PLBN yang telah beroperasi tersebar di sejumlah wilayah strategis, di antaranya Entikong, Mota’ain, Badau, Aruk, Motamasin, Wini (NTT), Skow, Serasan, Jagoi Babang, Long Nawang, Labang, Sebatik/Sei Nyamuk, Napan, Yetetkun, dan Sota.
Qodari menegaskan bahwa keberadaan PLBN tidak hanya berfungsi sebagai penguatan pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

