Mbay, RakyatNTT.ID – Nasib tragis dialami Noe Dhae (83), seorang pensiunan guru asal Kampung Maundai, Desa Uduworowatu, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia meninggal dunia dalam kebakaran rumah yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026) malam.

Kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang digunakan saat doa malam dan lupa dimatikan, sehingga api dengan cepat membesar dan melalap rumah korban.

Dilansir digtara.com, peristiwa bermula ketika korban bersama istrinya, Helena Bedha (65), melaksanakan rutinitas doa malam di ruang doa yang berada di dekat kamar tidur dan hanya dipisahkan tirai. Seperti biasa, mereka menyalakan lilin saat berdoa.

Iklan

Sekitar 30 menit kemudian, keduanya selesai berdoa dan melanjutkan aktivitas makan malam sebelum beristirahat. Namun, lilin diduga masih menyala di ruang doa.

Saat itu, Helena sempat keluar menuju kamar mandi. Ketika kembali ke dalam rumah, ia mendapati api sudah membesar di sekitar ruang doa dan mulai merambat ke bagian dalam rumah.

Kondisi rumah yang terbuat dari bilik bambu membuat api cepat menjalar. Melihat kobaran api semakin membesar, Helena berlari keluar sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Teriakan tersebut didengar oleh tetangga, Anjas Bagata (50), yang segera menuju lokasi. Disusul warga lain seperti Basilius A.L. Dasilva dan Yustinus Rangga yang berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.