Selain aspek digitalisasi, pembahasan kerja sama turut menyentuh dukungan fasilitas penunjang kampus. Di antaranya potensi pengadaan ambulans serta penyediaan sarana transportasi internal kampus guna meningkatkan mobilitas dan keselamatan sivitas akademika.

Pihak CIMB Niaga menyebutkan bahwa skema dukungan serupa telah diterapkan di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk menyesuaikan program sesuai kebutuhan spesifik Undana agar memberikan manfaat optimal.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan pentingnya prinsip simbiosis mutualisme dalam setiap kerja sama yang dibangun.

“Bagi kami, yang terpenting dalam sebuah kerja sama adalah adanya saling dukung dan manfaat bersama bagi kedua belah pihak. Kolaborasi ini harus mampu memberikan nilai tambah yang nyata,” ujar Prof. Jefri.

Sebagai tindak lanjut, CIMB Niaga akan segera menyusun proposal resmi yang merinci berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas. Dokumen tersebut akan menjadi dasar evaluasi bagi Undana untuk menentukan bentuk kolaborasi yang paling relevan dan efektif.

Melalui langkah ini, Undana menunjukkan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan layanan publik di era modern. (*/rnc)