Sebanyak 93 persen dana disalurkan langsung dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke rekening masing-masing SPPG. Saat ini, jumlah SPPG di seluruh Indonesia telah mencapai 25.574 unit.

“Dengan mekanisme ini, terjadi pemerataan distribusi uang ke berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Dorong Pemanfaatan Produk Lokal

Program MBG sejak awal dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya lokal. Kebutuhan bahan pangan dalam program ini diharapkan dipenuhi dari hasil produksi daerah setempat.

Iklan

Hal ini membuka peluang besar bagi petani, pelaku usaha kecil, hingga industri pangan lokal untuk berkembang. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya ekonomi sirkular di daerah.

Dadan menegaskan bahwa saat ini banyak kepala daerah mulai menyadari pentingnya membelanjakan dana yang masuk ke wilayahnya untuk produk lokal.

“Saya harapkan terjadi pergerakan ekonomi sirkular di daerah. Sekarang sudah banyak kepala daerah yang ingin agar dana yang masuk dibelanjakan untuk bahan baku dari daerah itu sendiri,” ujarnya.

Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, keberadaan SPPG juga membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal. Mulai dari tenaga operasional hingga tenaga profesional seperti ahli gizi direkrut dari masyarakat setempat.