Dari sisi keuntungan, margin perajin juga mulai tergerus, meski masih dalam batas aman.

“Kalau sebelumnya bisa untung Rp1.000, sekarang mungkin jadi Rp800,” ujarnya.

Namun, Gakoptindo mengingatkan bahwa jika harga kedelai melampaui Rp12.000 per kg secara luas, perajin akan mulai mempertimbangkan untuk meminta subsidi dari pemerintah.

“Kalau sudah di atas Rp12 ribu, baru kami akan menyuarakan permintaan subsidi,” tegasnya.

Untuk saat ini, Wibowo menilai kondisi tersebut masih belum terlalu mengkhawatirkan, meski tekanan harga mulai dirasakan pelaku usaha. (*/rnc)