Saat ini, Pemkab Sabu Raijua bersama RSUD dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan berbagai intervensi hingga tahap penanganan lanjutan. Sebagai upaya pencegahan yang lebih komprehensif, tim juga melakukan penangkapan tikus untuk diuji di laboratorium guna mendeteksi potensi penyebaran bakteri Leptospira.

Selain itu, pemerintah daerah terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai platform, termasuk media sosial. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta segera melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Leptospirosis. (*/rnc)