Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua terus menunjukkan komitmennya dalam menangani dan mencegah penyebaran virus Leptospirosis di wilayahnya.
Setelah melaksanakan kegiatan kerja bakti (korve) lingkungan, Pemkab melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Seba melakukan pemeriksaan dan penanganan intensif terhadap pasien yang terindikasi terinfeksi.
Pemeriksaan dilakukan secara teliti oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Seba sebagai bagian dari langkah deteksi dini sekaligus pengendalian kasus agar tidak meluas.
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengupayakan berbagai langkah strategis untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit tersebut.
“Kami terus berupaya dengan berbagai cara agar virus Leptospirosis bisa dihilangkan. Kemarin kami sudah melakukan korve lingkungan dan memberikan imbauan kepada keluarga serta masyarakat yang memiliki gejala agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas. Penanganan hingga perawatan inap juga kami lakukan sebagai langkah pencegahan penularan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia apabila mengalami gejala penyakit.
“Saya berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada jika merasa sakit,” tambahnya.
Saat ini, Pemkab Sabu Raijua bersama RSUD dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan berbagai intervensi hingga tahap penanganan lanjutan. Sebagai upaya pencegahan yang lebih komprehensif, tim juga melakukan penangkapan tikus untuk diuji di laboratorium guna mendeteksi potensi penyebaran bakteri Leptospira.
Selain itu, pemerintah daerah terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai platform, termasuk media sosial. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta segera melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Leptospirosis. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

