Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ba’a, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao menjalin kerja sama dengan PT Rafael Trans Bus (Komodo Trans Travelindo) untuk meningkatkan layanan transportasi darat di wilayah “Bumi Ita Esa”.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dengan manajemen PT Rafael Trans Bus di Ruang Kerja Bupati Rote Ndao, Jumat (13/3/2026).
Turut hadir dalam penandatanganan tersebut Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Petson Hangge, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan Johni Manafe, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Reginas A.V. Kedoh, Sekretaris Dinas Perhubungan Hangry Mooy, serta Kepala Bidang Perhubungan Darat.
Kerja sama ini berfokus pada penyediaan armada bus yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Rote Ndao. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.
Armada bus yang beroperasi nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi “etalase berjalan” untuk mempromosikan destinasi wisata unggulan serta produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas Rote Ndao.
Setiap bus akan dilengkapi media informasi mengenai kerajinan tangan lokal, kuliner khas, hingga katalog produk UMKM yang dapat diakses langsung oleh penumpang selama perjalanan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan bahwa sektor transportasi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pariwisata.
“Transportasi adalah urat nadi ekonomi. Dengan hadirnya PT Rafael Trans Bus, kita ingin memastikan setiap wisatawan yang datang ke Rote Ndao merasa nyaman sejak dari pelabuhan hingga ke penginapan. Keselamatan dan kenyamanan adalah prioritas utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran armada bus modern ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan aksesibilitas yang semakin meningkat, terutama untuk menghubungkan simpul transportasi seperti Pelabuhan Ba’a dan Pantai Baru dengan berbagai kawasan wisata dan pusat pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao Hangry Mooy, SH, M.Si memastikan seluruh operasional armada tetap berada di bawah pengawasan ketat pemerintah daerah.
“Kami memastikan semua armada wajib lulus uji KIR secara rutin dan memenuhi standar pelayanan minimal. Ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik di Rote Ndao,” jelasnya.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Rote Ndao optimistis target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dari sektor retribusi perhubungan dapat tercapai. Selain itu, langkah ini juga diharapkan memperkuat citra Rote Ndao sebagai destinasi wisata kelas dunia yang ramah, aman, dan terintegrasi. (rnc12)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

