Waikabubak, RakyatNTT.ID Ritual adat Pasola Gaura kembali menjadi magnet wisata budaya di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tradisi perang tombak berkuda yang sarat nilai adat ini menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang datang untuk menyaksikan langsung salah satu warisan budaya paling ikonik di Pulau Sumba.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026, dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Yohanis Dade bersama Wakil Bupati Thimotius Tede Ragga, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma yang tengah melakukan kunjungan kerja di wilayah tersebut.

Suasana Pasola Gaura berlangsung meriah dengan ribuan warga dan pengunjung yang memadati lokasi ritual. Mereka antusias menyaksikan prosesi adat yang menampilkan para penunggang kuda saling melempar tombak kayu sebagai bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat Sumba.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus promosi pariwisata daerah.

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade menegaskan bahwa Pasola bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi memiliki makna spiritual dan historis yang sangat penting bagi masyarakat adat di Sumba.