Dalam catatan peradaban kuno, bangsa ini dikenal dengan berbagai nama seperti Parsua, Parsu, atau Parsumash. Nama-nama tersebut kemudian berkembang menjadi Pars atau Persis, yang saat ini dikenal sebagai Provinsi Fars di Iran modern.

Sebagian kelompok Persia awal menetap di Pegunungan Zagros bersama bangsa Medes, sementara kelompok lain bergerak ke selatan dan mendirikan pusat kekuasaan di wilayah Persis. Kota Pasargadae menjadi pusat awal pemerintahan Persia sebelum kemudian dipindahkan ke Susa (Shush) saat kekaisaran berkembang.

Peradaban Persia juga mengadopsi unsur budaya dari peradaban Elam, salah satu peradaban tertua di Timur Tengah yang berkembang di wilayah Iran barat daya jauh sebelum munculnya Kekaisaran Persia.

Asal-usul Nama Iran

Berbeda dengan dunia Barat yang menggunakan istilah Persia, masyarakat setempat sejak lama menyebut wilayah mereka sebagai Iran.

Kata Iran berasal dari istilah Arya, yang berarti “orang yang mulia” atau “bangsa Arya”. Dalam perkembangan bahasa, istilah ini berubah menjadi Iran atau Iran-Shahr, yang berarti “tanah bangsa Arya.”

Penggunaan nama ini dapat ditelusuri sejak abad ke-3 Masehi, ketika Raja Dinasti Sassania Ardashir I menyebut dirinya sebagai penguasa dari “Eran dan An-Eran” dalam prasasti kerajaan.