Teheran, RakyatNTT.ID Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa juru bicaranya, Jenderal Ali Mohammad Naini, tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Kematian Naini menambah daftar panjang pejabat tinggi Iran yang gugur dalam eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resmi yang dimuat di situs Sepah News, IRGC menyebut Naini “gugur dalam serangan teroris pengecut dan kriminal oleh pihak Amerika-Zionis pada subuh hari.”

Sehari sebelum dilaporkan tewas, Naini sempat menegaskan bahwa Iran masih terus mengembangkan rudal, membantah klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyatakan kemampuan tersebut telah lumpuh.

Dalam pernyataannya yang dikutip media pemerintah Iran, Naini menyebut kemampuan industri rudal negaranya berada pada level tertinggi.

“Skor industri rudal kami adalah 20 dan tidak ada kekhawatiran dalam hal ini karena kami tetap memproduksi rudal bahkan dalam kondisi perang,” ujarnya. Dalam sistem pendidikan Iran, skor 20 merupakan nilai sempurna.

Naini juga menegaskan bahwa konflik yang berlangsung belum akan berakhir dalam waktu dekat. Ia menyebut masyarakat Iran siap menghadapi perang hingga pihak lawan benar-benar kelelahan.