Kupang, RakyatNTT.ID Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh para pemuda lintas kelurahan di Kota Kupang. Mereka turun langsung memperbaiki ruas jalan rusak di Kelurahan Oetete, tepatnya di RT 16 A, tanpa menunggu intervensi pemerintah.

Aksi perbaikan jalan ini dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan material seadanya seperti batu, pasir, dan semen. Para pemuda bersama-sama menambal lubang-lubang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Salah satu pemuda yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang sudah lama tidak mendapat perhatian serius. Ia menyebut, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah hingga menuju fasilitas umum.

Iklan

“Kami tidak ingin terus menunggu. Kondisi jalan ini sudah cukup lama rusak dan sering menyebabkan kecelakaan kecil. Jadi kami berinisiatif untuk memperbaikinya secara bersama-sama,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong ini juga mendapat dukungan penuh dari warga sekitar. Mereka turut berpartisipasi dengan menyediakan konsumsi serta peralatan sederhana untuk menunjang proses perbaikan jalan. Suasana kebersamaan dan solidaritas tampak kuat selama kegiatan berlangsung.

Meski telah melakukan perbaikan secara mandiri, warga tetap berharap pemerintah hadir dan menjalankan tanggung jawabnya dalam pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur jalan. Hal ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pelayanan publik dan penyediaan fasilitas yang layak bagi masyarakat.

Aksi ini menjadi bukti bahwa partisipasi masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam menjawab persoalan di tingkat lokal. Di sisi lain, langkah tersebut juga menjadi pengingat bagi pemerintah agar lebih responsif terhadap kebutuhan dasar warga, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang aman dan layak. (*/rnc)