Menanggapi kekhawatiran yang berkembang di masyarakat, terutama di kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati Krisman menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berjuang mencari solusi terbaik.

“Saya secara pribadi tidak ingin PPPK dikorbankan atau dirumahkan seperti wacana yang beredar. Kami akan terus berupaya bersama Gubernur NTT untuk menyampaikan aspirasi daerah ke Pemerintah Pusat agar ada kebijakan diskresi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disambut haru oleh sejumlah PPPK yang hadir dalam apel tersebut.

Iklan

Perjalanan Dinas untuk Pembangunan Daerah

Menutup arahannya, Bupati Krisman juga menanggapi isu terkait perjalanan dinasnya ke luar daerah, khususnya ke Jakarta.

Ia menegaskan bahwa seluruh perjalanan dinas tersebut dilakukan untuk memperjuangkan program pembangunan dan dukungan pemerintah pusat bagi Kabupaten Sabu Raijua.

“Perjalanan dinas yang kami lakukan bukan tanpa hasil. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dilakukan agar bantuan dan program pembangunan bisa turun ke Sabu Raijua,” jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran ASN, termasuk PPPK, untuk tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing demi kemajuan daerah.

“Jangan risau. Doakan kami agar apa yang kami perjuangkan di pusat dapat membawa hasil yang baik bagi kemajuan daerah kita tercinta,” pungkasnya. (*/rnc)