Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Informasi tersebut pertama kali diterima oleh petugas piket Polsek Rote Barat Daya, yang kemudian menurunkan personel dipimpin Aiptu Edwin C. Seran menuju lokasi.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah paus berada di perairan dangkal dan sebagian terjerat jaring nelayan, yang berpotensi membahayakan keselamatan satwa laut tersebut.
Dengan menggunakan perahu dan peralatan seadanya, aparat kepolisian bersama nelayan kemudian berupaya menggiring kawanan paus tersebut menuju perairan yang lebih dalam.
“Dengan peralatan seadanya, personel Polsek Rote Barat Daya bersama nelayan berupaya menggiring sekawanan paus pilot ini ke perairan yang lebih dalam,” ujar Kapolsek Rote Barat Daya, IPDA Subur Gunawan.
Proses penyelamatan berlangsung cukup menantang dan memakan waktu hampir tiga jam. Namun berkat kerja sama antara aparat dan masyarakat pesisir, puluhan paus akhirnya berhasil diarahkan kembali ke habitatnya di laut lepas.
Kapolsek Subur Gunawan juga menyampaikan apresiasi kepada para nelayan yang turut membantu proses penyelamatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada para nelayan yang telah membantu proses penyelamatan sekawanan ikan paus hari ini,” katanya.
Peristiwa ini menjadi contoh kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat pesisir dalam menjaga kelestarian satwa laut serta ekosistem perairan di wilayah Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. (rnc12)
