Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Ke depan, kami merekomendasikan agar turnamen juga melibatkan kategori pelajar mulai dari SD, SMP hingga SMA,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan usia dini menjadi langkah strategis dalam menyongsong target prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Percasi NTT sedang serius mempersiapkan diri untuk meraih medali emas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua GMKI Kupang, Andraviani Laiya, menekankan bahwa turnamen ini memiliki makna lebih dari sekadar ajang pertandingan.
“Ini bukan hanya turnamen, tetapi ruang konsolidasi. Kita sedang membangun persaudaraan yang lebih dalam antara kader GAMKI dan GMKI,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta dan panitia yang telah menghadirkan kompetisi yang sehat dan penuh keakraban.
“Juara itu penting sebagai bentuk apresiasi, tetapi yang utama adalah kebersamaan dan pengalaman yang kita bangun bersama,” tambahnya.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, yang secara resmi menutup kegiatan tersebut, menegaskan bahwa turnamen ini menjadi simbol strategi gerakan pemuda yang berlandaskan persaudaraan.
“Yang kita bangun di sini bukan hanya strategi di atas papan catur, tetapi strategi persaudaraan. Semua yang hadir adalah pemenang karena kita memilih untuk berkolaborasi,” tegasnya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

