Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Oelamasi, RakyatNTT.ID – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan daging berulat dalam paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.
Video berdurasi sekitar 40 detik itu memperlihatkan seorang ibu membuka kotak makanan yang diduga dibagikan kepada siswa di SD Negeri Nekon, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Dalam rekaman tersebut, tampak potongan daging yang disorot kamera dan disebut mengandung belatung.
“Ini lihat ulat semua di daging. Anak-anak makan ini,” terdengar suara perekam dalam video yang kini ramai diperbincangkan warganet.
Narasi yang beredar menyebutkan bahwa paket makanan tersebut tidak hanya didistribusikan ke SD Negeri Nekon, tetapi juga ke Posyandu Oebaha di Desa Tornaku, Kecamatan Fatuleu.
Picu Kekhawatiran Standar Keamanan Pangan
Viralnya dugaan daging berulat dalam program MBG tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait standar kebersihan dan mekanisme pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada siswa dan balita.
Program Makan Bergizi Gratis sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah dan mendukung pencegahan stunting. Namun, jika dugaan tersebut terbukti benar, hal ini berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

