Ia mendorong GMIT untuk bersinergi dengan Dirjen Bimas Kristen agar guru-guru di bawah naungan sekolah GMIT dapat memanfaatkan peluang peningkatan kompetensi dan sertifikasi melalui program PPG di Undana.

“Kami ingin guru-guru GMIT memperoleh sertifikasi dan peningkatan kompetensi yang terstandar nasional melalui PPG Undana,” ungkap Prof. Annytha.

Pertemuan yang dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi tersebut ditutup dengan kesepakatan membentuk tim perumus rekomendasi guna merespons berbagai persoalan sosial di NTT. Dengan menggabungkan pendekatan akademik dan nilai-nilai iman, Undana dan GMIT optimistis kolaborasi ini akan berkontribusi nyata dalam membangun kualitas hidup masyarakat yang lebih sejahtera dan berkarakter. (*/rnc)

Iklan