Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menegaskan, waktu pendaftaran yang tersisa dua hari harus dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, peran aktif Koordinator Prodi dinilai krusial dalam memvalidasi data siswa di sekolah-sekolah mitra.
“Kita masih memiliki waktu untuk berjuang. Saya meminta para Koordinator Prodi segera berkoordinasi dengan sekolah, terutama untuk memastikan siswa yang sudah memiliki akun SNPMB sejak Desember atau Januari segera menuntaskan pendaftaran mereka sebelum sistem ditutup,” tegasnya.
Target Minimal 80 Persen
Undana menetapkan target minimal keterisian sebesar 80 persen dari total kuota SNBP 2026. Target ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas distribusi mahasiswa baru serta mencegah lonjakan pendaftar pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur mandiri.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., serta Wakil Rektor III Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc. Kehadiran jajaran pimpinan rektorat menegaskan komitmen kolektif Undana dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri berprestasi di NTT.
Pihak universitas berharap sekolah, guru, dan orang tua dapat bersinergi dalam sisa waktu pendaftaran agar siswa segera melengkapi persyaratan administratif. Dengan demikian, peluang emas masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes melalui jalur SNBP tidak terbuang sia-sia. (*/rnc)
