Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kematian anak kita YBR memukul kita semua sebagai pemimpin. Hari ini kita bertekad membenahi sistem agar kejadian seperti ini tidak pernah terulang lagi,” tegas Gubernur.
Ia menekankan dua fokus utama pembenahan, yakni evaluasi menyeluruh pendataan warga miskin serta ketepatan sasaran seluruh program bantuan sosial. Menurutnya, data kemiskinan harus mencerminkan kondisi riil di lapangan dan bebas dari manipulasi.
“Tidak boleh ada orang miskin yang tidak terjangkau. Kita semua harus bekerja dengan hati dan tulus,” ujarnya.
Mendagri Turun Tangan, Siapkan Rekomendasi Nasional
Staf Khusus Mendagri Hoiruddin Hasibuan menyampaikan bahwa kehadirannya di NTT merupakan penugasan langsung dari Menteri Dalam Negeri untuk mendalami kasus YBR sekaligus menyiapkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah pusat.
“Ini bukan soal siapa yang salah, tapi bagaimana kita memperbaiki sistem ke depan. Kasus di Ngada adalah tamparan keras bagi kita semua,” katanya.
Ia menekankan pentingnya pendataan by name by address, fleksibilitas pendanaan bantuan sosial, serta kesiapan daerah menghadapi kondisi darurat sosial. Hasibuan juga menyampaikan belasungkawa Mendagri dan menegaskan bahwa kemiskinan ekstrem menjadi salah satu faktor utama dalam tragedi tersebut.
Peran Aparat Desa jadi Kunci
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyoroti peran strategis aparat di tingkat paling bawah, mulai dari RT, RW hingga kepala desa, dalam memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

