Pemda juga terus menggalakkan gerakan tanam dengan memanfaatkan musim hujan serta mengoptimalkan peran penyuluh pertanian dalam pendampingan dan akses pupuk. Masyarakat pun diimbau memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman pangan.

Curah Hujan Minim, Sorgum jadi Andalan Lahan Kering

Dalam laporan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa curah hujan tahun ini relatif minim dan berdampak pada produksi pertanian.

Meski demikian, dua komoditas utama yakni padi dan jagung dilaporkan telah mencapai target produksi. Selain itu, sorgum terus dikembangkan sebagai komoditas alternatif karena sangat cocok dengan kondisi lahan kering di Sabu Raijua.

Iklan

Wilayah Sabu Raijua yang didominasi lahan kering juga mengandalkan padi gogolah sebagai varietas utama. Pemerintah daerah berencana membuka lahan pertanian baru dari lahan tidur, namun masih terkendala ketersediaan alat berat.

Aksi Tanam Serentak dan Dialog Bersama Petani

Usai mengikuti kegiatan daring, Wakil Bupati bersama rombongan turun langsung ke area persawahan untuk melakukan penanaman padi serentak sebagai bagian dari gerakan nasional tersebut.

Setelah itu, dilakukan dialog bersama Kelompok Tani Primatani guna menyerap aspirasi dan kendala di lapangan.