Transformasi Hidup Mengatasi Krisis Sosial Situasi global dewasa ini tidaklah baik-baik saja. Konflik dan perang mewarnai berbagai belahan dunia yang menimbulkan ketidakstabilan sosial-politik-ekonomi dan menimbulkan berbagai macam krisis. Di tingkat nasional dan lokal, sebagaimana muncul hari-hari belakangan ini, kita dihadapkan pada situasi tidak baik baik juga. Di tingkat nasional kita dihadapkan pada berbagai situasi pelik dan ruwet yang membelenggu kehidupan masyarakat antara lain human trafficking, sikap intorelansi, penyerobotan hak tanah ulayat, tawuran, kekerasan atau konflik bersenjata seperti yang
terjadi di Papua telah menimbulkan krisis kemanusiaan.

Sementara di tingkat lokal, adanya eksplorasi tambang yang kurang memperhatikan lingkungan hidup, masalah
keluarga (kesetiaan suami-istri, pendidikan anak yang berkarakter, dan masalah ekonomi) dan adanya sejumlah
Tongkonan (rumah adat rumpun keluarga) yang dirobohkan oleh eskavator (alat berat) di Toraja. Peristiwa tersebut kembali menghentakkan kesadaran kita untuk melihat jauh lebih dalam realitas sesungguhnya yang terjadi di tengah masyarakat.

Sendi-sendi persaudaraan, kekerabatan, rumpun keluarga dan komunitas-masyarakat mengalami keretakan sosial. Nilai luhur persaudaraan dan kekerabatan yang menjadi perekat kuat relasi sosial di tengah masyarakat
mengalami dekadensi yang mengkhawatirkan. (bersambung)

Iklan