Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Karena itu, penyelenggaraan PON 2028 akan mengoptimalkan venue yang sudah tersedia di NTB dan NTT tanpa pembangunan arena baru.
Tanpa Venue Baru, Ikuti Tren Global
Erick Thohir menyebut kebijakan tanpa pembangunan venue baru bukan hal yang aneh. Bahkan, menurutnya, langkah ini sudah menjadi tren global dalam penyelenggaraan ajang olahraga berskala besar.
Ia mencontohkan persiapan Olimpiade Brisbane dan sejumlah negara lain yang kini lebih berhati-hati dalam membangun fasilitas baru. Pertimbangan efisiensi anggaran dan keberlanjutan penggunaan fasilitas menjadi alasan utama.
“Trennya di dunia sudah seperti itu. Banyak negara mulai menjaga secara ekonomi pembangunan fasilitas-fasilitas yang di kemudian hari tidak maksimal,” jelas Erick.
Dengan pendekatan tersebut, PON 2028 NTB NTT diharapkan tetap berjalan sukses tanpa membebani anggaran daerah maupun pusat dengan proyek-proyek baru yang berpotensi tidak berkelanjutan.
Peluang Provinsi Pendukung
Selain memaksimalkan venue yang ada, Erick Thohir juga membuka peluang keterlibatan provinsi lain sebagai tuan rumah pendukung (supporting system). Skema ini memungkinkan cabang olahraga tertentu digelar di provinsi yang memiliki fasilitas memadai.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

