Kupang, RakyatNTT.ID Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menggagas langkah cepat dalam rangka Persiapan PBVSI NTT PON 2028.

Fokus utama saat ini adalah pembenahan manajemen tim voli putra dan putri serta kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028.

Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, Selasa (24/2/2026), menyampaikan bahwa sejumlah rekomendasi dari KONI NTT telah diterima dan segera ditindaklanjuti usai rapat koordinasi yang digelar belum lama ini.

Dipastikan Kota Kupang akan menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga bola voli indoor dengan venue di Gedung Olahraga (GOR) Bahtera Universitas Kristen Arta Wacana (UKAW) Kupang.

“Untuk voli indoor nanti di Kupang dan venue di GOR UKAW. Setiap Ketua Pengprov adalah ketua panitia masing-masing. Wajib menginventarisir kebutuhan dan atlet serta memasang target perolehan medali dari cabor,” jelas Winston saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

Rapat Internal dan Target Medali

PBVSI NTT menegaskan keseriusannya menyambut PON 2028. Sebagai tindak lanjut, pada Kamis (26/2/2026) pekan ini akan digelar rapat bersama jajaran pengurus provinsi guna membahas persiapan tim voli indoor putra dan putri serta tim voli pasir NTT.

Menurut Winston, setiap cabang olahraga diwajibkan menyusun target capaian medali yang realistis dan terukur untuk dilaporkan kepada KONI NTT.

“Kita optimis untuk cabor voli bisa meraih medali. Tetapi itu harus melalui seleksi yang serius dan ketat. Kita akan melapor ke KONI sekaligus dengan target pencapaian medali seperti apa,” tegasnya.

Seleksi Atlet Lewat Turnamen dan Pemantauan Daerah

Sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang, PBVSI NTT mengagendakan sejumlah kegiatan sepanjang 2026. Salah satunya adalah penjaringan dan pemantauan atlet melalui kompetisi Tournament Bola Voli Ben Mboi Memorial Cup (BMMC) ke-II serta Tournament Bola Voli Pasir.

Selain itu, pemantauan atlet juga akan dilakukan secara bertahap di tingkat kabupaten dan kota di seluruh NTT untuk memastikan potensi daerah dapat terakomodasi secara maksimal.

Langkah ini diharapkan mampu melahirkan skuad yang kompetitif dan siap bersaing di ajang nasional.

Pelatihan Wasit dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Tak hanya fokus pada atlet, PBVSI NTT juga mempersiapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia pendukung. Pada awal hingga pertengahan 2026, akan digelar pelatihan wasit berlisensi C serta sertifikasi pelatih standar nasional.

Upaya ini dinilai penting untuk memastikan tata kelola pertandingan dan pembinaan atlet berjalan sesuai standar nasional menjelang PON 2028.

“Kami akan segera menindaklanjuti sebagai Ketua PBVSI NTT dalam rapat pengurus. Kami sangat serius mempersiapkan sejak sekarang menyongsong PON,” pungkas Winston.

Dengan persiapan yang dimulai lebih awal, PBVSI NTT optimistis mampu tampil kompetitif sekaligus sukses sebagai tuan rumah cabang olahraga voli indoor pada PON 2028 mendatang. (rnc04)