Ina Ammania juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlindungan anak di Kabupaten Ngada, mengingat wilayah tersebut sebelumnya juga pernah dilaporkan mengalami sejumlah kasus kekerasan terhadap anak.

Ia menekankan pentingnya penelusuran akar persoalan secara komprehensif, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, lingkungan sosial, hingga akses terhadap bantuan sosial dan layanan pendidikan dasar.

“Negara harus memastikan ada sistem yang mudah diakses oleh masyarakat untuk meminta pertolongan saat menghadapi kesulitan, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar anak,” tegasnya.

Iklan

Ia berharap tragedi ini menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk memperkuat sistem perlindungan anak dan memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan masa depan akibat persoalan ekonomi. (*/rnc)