Tambolaka, RakyatNTT.ID Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lapangan Tambolaka Culinary Center, Rabu (11/02/2026), saat Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., secara resmi mengukuhkan 1.665 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.

Momentum ini menjadi hari bersejarah bagi ribuan tenaga honorer yang selama ini mengabdi dalam pelayanan publik di Bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala.

136 Tenaga Kesehatan dan 1.529 Tenaga Teknis

Berdasarkan data teknis, sebanyak 1.665 PPPK Paruh Waktu yang dikukuhkan terdiri dari 136 tenaga kesehatan dan 1.529 tenaga teknis. Pengangkatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menata manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih tertib, adil, dan berbasis kinerja.

Iklan

Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga honorer.

“Pengangkatan ini adalah wujud penghargaan kami atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian yang tanpa lelah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi manajemen ASN ini,” ujar Bupati Ratu Wulla.

Prioritaskan Pegawai di Tengah Pemangkasan Anggaran

Pengangkatan ribuan PPPK Paruh Waktu ini dilakukan di tengah tantangan fiskal yang cukup berat. Pada tahun anggaran 2026, Kabupaten Sumba Barat Daya mengalami pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar kurang lebih Rp215 miliar.