Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) mengimbau para siswa SMA/SMK sederajat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tetap optimis menyongsong seleksi masuk perguruan tinggi tahun 2026.

Meskipun kebijakan baru Tes Kemampuan Akademik (TKA) diperkirakan berdampak pada penurunan jumlah pendaftar jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Undana memastikan bahwa peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri masih terbuka luas melalui jalur seleksi lainnya.

Berdasarkan hasil pemantauan pelaksanaan TKA pada November 2025 lalu, Undana—yang dipercaya sebagai salah satu dari 16 perguruan tinggi pemantau nasional—menemukan bahwa masih banyak siswa di wilayah NTT, terutama di daerah pelosok, yang belum terdaftar atau tidak mengikuti TKA. Kondisi ini berpotensi memengaruhi partisipasi siswa dalam seleksi SNBP tahun 2026.

Dampak Kebijakan TKA terhadap Jalur SNBP

Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menjelaskan bahwa sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, nilai TKA kini menjadi syarat wajib bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti jalur SNBP.

“Konsekuensinya, akan ada anak-anak kita yang kehilangan kesempatan di jalur prestasi karena tidak memiliki nilai TKA. Tahun lalu pendaftar SNBP di Undana mencapai sekitar 14 ribu orang, dan tahun ini kami perkirakan jumlahnya menurun akibat kebijakan tersebut,” jelas Prof. Annytha.

Jalur SNBT dan Mandiri Masih Terbuka

Meski demikian, Undana menegaskan bahwa siswa tidak perlu berkecil hati. Kesempatan untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri tetap terbuka melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT/UTBK) dan jalur Mandiri, yang tidak mensyaratkan kepemilikan nilai TKA.

“Bagi siswa yang tidak memenuhi syarat SNBP, jangan putus asa. Jalur SNBT dan Mandiri masih sangat terbuka. Kami mengajak seluruh siswa untuk tetap semangat dan fokus mempersiapkan diri menghadapi seleksi tersebut,” tegasnya.

Undana Siapkan Sosialisasi dan Program Persiapan

Sebagai bentuk dukungan konkret, Undana berencana menggelar sosialisasi secara masif pada Februari hingga Maret 2026. Kegiatan ini akan membahas secara detail mekanisme pendaftaran, jalur seleksi, serta strategi dan kiat sukses menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Selain itu, Undana juga berkomitmen menyiapkan program persiapan yang lebih intensif bagi calon mahasiswa. Langkah ini diambil untuk memastikan putra-putri NTT tetap memiliki daya saing tinggi dan mampu mengisi kuota mahasiswa baru Undana Tahun Akademik 2026/2027, baik melalui jalur SNBT maupun jalur Mandiri.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Undana berharap tidak ada siswa NTT yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi hanya karena perubahan kebijakan seleksi. (*/rnc)