Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., secara resmi melantik 43 pejabat untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan universitas. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Aula Rektorat Undana, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan mutu kelembagaan serta penegasan komitmen Undana menuju tata kelola universitas unggul (Excellent University Governance) di tengah kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat, baik nasional maupun global.
Tuntut Kecepatan, Akurasi, dan Inisiatif
Dalam arahannya, Prof. Jefri menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah akselerasi organisasi untuk menjawab tantangan era disrupsi digital. Ia menuntut setiap pejabat memiliki tiga kualifikasi utama, yakni kecepatan eksekusi, ketepatan berbasis data, serta inisiatif tinggi dalam menciptakan terobosan.
“Saya tidak membutuhkan pejabat yang hanya menunggu instruksi. Birokrasi universitas harus tangkas, memiliki daya dobrak, dan proaktif mencari solusi di luar rutinitas harian,” tegas Prof. Jefri.
Dorong Pencapaian IKU dan Hilirisasi Riset
Rektor Undana juga mengaitkan pelantikan ini dengan tanggung jawab pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah disepakati bersama kementerian. Ia menekankan tiga fokus utama transformasi Undana ke depan.
Pertama, dampak ekonomi lulusan, dengan memastikan alumni Undana terserap di dunia kerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi melalui penguatan peran Career Hub.
Kedua, keunggulan akademik, dengan mendorong dosen aktif berkiprah di luar kampus. Untuk mendukung hal ini, unit di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dikembangkan menjadi tiga pusat strategis, yakni Pusat Publikasi, Pusat Riset, dan Pusat Hilirisasi, yang diperkuat dengan kehadiran tiga Guru Besar baru.
Ketiga, penguatan kemitraan global, melalui perluasan kerja sama internasional dan peningkatan jumlah program studi yang memiliki akreditasi internasional.
Bangun Ekosistem Inklusif dan Meritokrasi
Mengutip nilai kepemimpinan Lee Kuan Yew dalam transformasi Singapura, Prof. Jefri menegaskan bahwa keberhasilan organisasi ditentukan oleh meritokrasi dan integritas tanpa kompromi. Ia meminta para pejabat menanggalkan ego sektoral dan membangun “super tim” yang solid dan kolaboratif.
“Hilangkan mentalitas ingin dilayani. Jadilah garda terdepan reformasi birokrasi dengan memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan. Undana harus menjadi rumah yang ramah, setara, dan inklusif bagi semua,” ujarnya.
Dengan pelantikan 43 pejabat ini, Undana menargetkan lompatan kinerja signifikan pada tahun 2026, melalui sinergi lintas disiplin, profesionalisme yang humanis, serta kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

