Seba, RakyatNTT.ID Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sabu Raijua, melakukan peninjauan langsung ke lokasi NTT Mart yang direncanakan beroperasi di Pasar Nataga, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kamis (22/1/2026).

Pasar Nataga dinilai sebagai lokasi yang sangat strategis, sehingga menjadi pertimbangan utama dalam penetapan tempat pendirian NTT Mart Kabupaten Sabu Raijua. Keberadaan NTT Mart di lokasi tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara luas sekaligus menjadi pusat pemasaran produk unggulan daerah.

NTT Mart merupakan jaringan minimarket khusus yang dibentuk untuk memasarkan dan mempromosikan produk-produk unggulan lokal Nusa Tenggara Timur, mulai dari makanan dan minuman olahan, kain tenun, hingga aneka kerajinan tangan.

Program ini bertujuan memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan wadah pemasaran yang terpusat, modern, dan berdaya saing.

Program NTT Mart juga menjadi salah satu program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam mendorong pengembangan UMKM, sejalan dengan kebijakan Satu Desa Satu Produk (One Village One Product/OVOP). Peresmian NTT Mart tingkat Provinsi telah dilaksanakan pada tahun 2025 dan dihadiri seluruh bupati dan wakil bupati se-Provinsi NTT.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Bupati Sabu Raijua meninjau langsung kesiapan NTT Mart Kabupaten Sabu Raijua yang berada di bawah naungan Dekranasda Kabupaten Sabu Raijua, dan direncanakan akan dilaunching pada 2 Februari 2026.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Thobias Uly menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk mendukung penuh program NTT Mart.

“Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tentu menyambut baik dan mendukung penuh program Pemerintah Provinsi, yaitu NTT Mart atau Satu Desa Satu Produk. Program ini sangat baik karena menyentuh langsung UMKM yang ada, khususnya di Kabupaten Sabu Raijua. Karena itu, hari ini saya meninjau langsung kesiapan lokasi yang nantinya akan dijadikan pusat perbelanjaan dan oleh-oleh khas daerah,” ujar Thobias.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT atas pencanangan program NTT Mart yang dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi UMKM lokal.

“Kami di Sabu Raijua siap menyukseskan program NTT Mart sebagai implementasi nyata Satu Desa Satu Produk. NTT Mart akan menyuplai produk-produk lokal dari desa untuk dipasarkan mulai dari tingkat lokal, provinsi, nasional hingga internasional. Selain itu, NTT Mart akan menjadi pusat oleh-oleh bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Sabu Raijua,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sabu Raijua menyampaikan bahwa pihaknya, sebagai bagian dari Dekranasda Kabupaten Sabu Raijua, telah mempersiapkan lokasi NTT Mart dengan tingkat kesiapan mencapai sekitar 90 persen. NTT Mart nantinya akan menampung berbagai produk lokal hasil karya masyarakat Sabu Raijua.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap kehadiran NTT Mart Sabu Raijua dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing UMKM lokal di pasar yang lebih luas. (*/rnc)