Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Undana dinilai memenuhi dua syarat utama, yakni memiliki program studi kedokteran serta rumah sakit pendidikan sebagai wahana pembelajaran klinik. Seluruh kesiapan administrasi dan akademik telah dikoordinasikan oleh Wakil Rektor I bersama Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) serta tim terkait.
“Awalnya kami mengusulkan tiga program studi spesialis, namun saat ini dua yang telah memperoleh SK. Ini sudah menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi Undana dan masyarakat NTT,” kata Rektor.
Dua Program Spesialis Resmi Dibuka
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 78/B/O/2026, Undana secara resmi memperoleh izin membuka dua program studi dokter spesialis, yakni:
Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif (Spesialis) dengan Universitas Udayana (Unud) sebagai perguruan tinggi pembina.
Program Studi Obstetri dan Ginekologi (Spesialis) dengan Universitas Airlangga (Unair) sebagai perguruan tinggi pembina.
Kedua program tersebut telah dinyatakan memenuhi persyaratan minimum akreditasi. Undana berkomitmen menjaga standar mutu pendidikan dengan melibatkan fakultas kedokteran dari universitas pembina guna menjamin kompetensi lulusan.
Siap Terima Mahasiswa
Undana menargetkan mulai menerima mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) pada semester genap tahun akademik 2026/2027.
