Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pemerintah Kabupaten Lembata juga menerima laporan dari SPBU Ile Ape terkait distribusi BBM ke wilayah Tanah Merah. Pada 21 Januari 2026, BBM yang diangkut terdiri dari Pertalite 5 KL dan Biosolar 5 KL, namun karena keterlambatan kapal, distribusi ke masyarakat baru dapat dilakukan pada hari ini.
Sementara itu, pengiriman BBM dari Larantuka pada 22 Januari 2026 yang mencakup Pertamax 5 KL dan Pertadex 5 KL hingga kini masih dalam perjalanan akibat kendala cuaca laut.
Pemerintah Kabupaten Lembata memastikan bahwa pasokan BBM akan kembali normal seiring tibanya kapal pengangkut dan pendistribusian BBM ke seluruh SPBU di wilayah Lembata.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Penanganan situasi ini terus dikoordinasikan secara intensif bersama Pertamina dan pihak terkait guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pemkab Lembata menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas distribusi energi demi kelancaran aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di daerah. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

