Seba, RakyatNTT.ID Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM., menyerahkan secara simbolis bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani di Kabupaten Sabu Raijua, Senin (12/1/2026).

Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut diserahkan di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sabu Raijua.

Bantuan Alsintan yang diberikan meliputi hand traktor, cultivator, pompa air, dinamo celup, selang HDPE, geomembran, perontok padi, alat tanam jagung, serta selang air biasa. Peralatan ini diharapkan dapat membantu petani dalam mempercepat proses pengolahan lahan hingga masa panen.

Dalam sambutannya, Bupati Krisman menegaskan bahwa penyerahan bantuan Alsintan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Ia mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan serupa. Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah belum mampu mengakomodasi seluruh permintaan tersebut.

“Perlu diketahui bersama bahwa seluruh bantuan ini bersumber dari APBD, yang merupakan hasil efisiensi anggaran di awal masa kepemimpinan kami. Anggaran hasil efisiensi tersebut kami alokasikan sepenuhnya untuk program dan bantuan yang benar-benar menyentuh kebutuhan langsung masyarakat,” ujar Bupati.

Selain sektor pertanian, Pemerintah Daerah juga memberikan perhatian pada sektor lain seperti kelautan dan perikanan, pemberian santunan duka, bantuan seragam sekolah, pembangunan sejumlah ruas jalan, bantuan kawat duri bagi petani, hingga pemasangan lampu jalan. Berbagai program tersebut dinilai memberikan dampak langsung dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa bantuan Alsintan ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terhadap sektor pertanian. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, produksi padi di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Dari target Pemerintah Pusat sebesar 6.700 ton, Kabupaten Sabu Raijua mampu mencatatkan produksi lebih dari 12.000 ton. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara petani, penyuluh, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah.

“Capaian ini harus kita jaga dan terus ditingkatkan. Dengan dukungan alat dan mesin pertanian yang semakin modern, petani diharapkan dapat lebih cepat mempersiapkan lahan. Yang sebelumnya hanya menanam satu kali setahun, ke depan bisa dua bahkan tiga kali,” tambahnya.

Memasuki tahun 2026, Bupati Krisman mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat petani untuk terus meningkatkan semangat dan produktivitas, tidak hanya pada komoditas padi, tetapi juga jagung dan komoditas pertanian lainnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua akan terus berupaya menghadirkan program dan bantuan serupa setiap tahun karena terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan kepada para penerima bantuan agar Alsintan yang diterima dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar memiliki usia pakai yang panjang. Ia juga mengajak para petani untuk saling membantu dan berbagi pemanfaatan alat demi mendukung peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. (*/rnc)