Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“NTT memiliki banyak tenaga kesehatan dan perawat yang terampil, tapi terkendala biaya dan akses. Skema ini membuka peluang agar mereka bisa bekerja secara legal, aman, dan bermartabat,” sebut Melki Laka Lena.
PKS ini, lanjut Melki Laka Lena, merupakan langkah awal menuju sistem pembiayaan dan penempatan PMI yang terintegrasi, aman, dan berkelanjutan. Ia mengakui masih terdapat tantangan teknis, seperti kesiapan infrastruktur, persepsi masyarakat, serta pengawasan terhadap lembaga penyalur.
Komitmen Bank NTT: Berguna bagi Masyarakat
Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus menyatakan bahwa pembiayaan PMI melalui KUR merupakan komitmen Bank NTT untuk hadir sebagai bank pembangunan daerah yang benar-benar melayani kebutuhan masyarakat NTT. Ia mengungkapkan bahwa selama ini calon PMI LPK Musubu harus meminjam dana dari lembaga keuangan di luar daerah dengan bunga yang sangat tinggi.
“Begitu saya dengar kondisi itu, saya teringat pesan Pak Gubernur bahwa Bank NTT harus berguna bagi masyarakat NTT. Karena itu kami putuskan untuk membiayai PMI dengan bunga yang sangat murah, bahkan sekitar 30 persen lebih rendah dari yang selama ini mereka bayarkan,” ujar Charlie Paulus.
Ia menambahkan, Bank NTT juga akan menjajaki kerja sama dengan perbankan internasional, termasuk bank di Jepang, untuk memastikan kelancaran remitansi atau pengiriman gaji PMI ke rekening di NTT. Dengan demikian, hasil kerja PMI dapat langsung dimanfaatkan untuk pendidikan keluarga, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan di daerah asal.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

