Meski demikian, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa strain ini menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan virus flu lainnya. Lonjakan kasus lebih disebabkan oleh cepatnya penyebaran virus di masyarakat.

Efektivitas Vaksin Masih Penting

Walaupun vaksin flu musim ini tidak secara khusus menargetkan subklade K, para ahli menegaskan bahwa vaksinasi tetap memberikan perlindungan penting, terutama untuk mencegah gejala berat, komplikasi serius, dan rawat inap.

Data dari otoritas kesehatan Inggris juga menunjukkan bahwa vaksin flu masih memiliki efektivitas terhadap virus H3N2. Ahli virologi Andrew Pekosz menekankan bahwa peningkatan kasus lebih disebabkan oleh daya sebar virus, bukan karena tingkat keparahan yang jauh lebih tinggi dibanding flu pada umumnya.

Iklan

Gejala dan Pencegahan

Gejala flu akibat H3N2 subklade K umumnya sama dengan flu biasa. Gejala tersebut meliputi demam, batuk, pilek, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, menggigil, dan rasa tidak enak badan. Gejala biasanya muncul secara tiba-tiba dalam waktu dua hingga tiga hari setelah terpapar virus.

Para ahli kesehatan tetap merekomendasikan vaksinasi flu, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Vaksin membutuhkan waktu sekitar 10–14 hari untuk membentuk respons imun yang optimal dan membantu mengurangi risiko infeksi berat. (*/rnc)